Juragan pasti pernah punya pengalaman menarik saat makan di restoran. Ada tipe pelayan yang kerjanya cuma mencatat apa yang kita ucapkan lalu pergi ke dapur. Tapi ada juga tipe pelayan hebat yang aktif menawarkan menu tambahan. Mereka akan bilang “kentang gorengnya sekalian Bos” atau “es campur kami sedang promo” sampai akhirnya meja Anda penuh dengan makanan yang awalnya tidak niat Anda beli. Kebanyakan katalog bisnis saat ini berfungsi persis seperti pelayan tipe pertama tadi. Katalog itu pasif, membosankan, dan hanya menunggu ditanya. Akibatnya fatal karena omzet bisnis Anda jadi jalan di tempat meskipun gudang Anda penuh dengan produk bagus. Banyak orang salah kaprah saat mencari jasa desain katalog karena mereka cuma minta dibuatkan daftar harga yang rapi. Padahal itu kesalahan besar yang membuat potensi keuntungan melayang begitu saja.
Katalog Bukan Buku Telepon! Ini Alat Pemicu 'Lapar Mata'
Mari kita luruskan dulu pemahaman dasar soal alat jualan ini. Ada perbedaan langit dan bumi antara “Daftar Produk” dengan “Katalog Penjualan”.
Daftar produk itu fungsinya mirip buku telepon. Ia hanya memberikan informasi saat dicari. Jika pelanggan tidak butuh, mereka tidak akan membukanya. Itu adalah alat yang pasif.
Sebaliknya, katalog penjualan yang sejati haruslah aktif. Ia harus bisa menggoda pelanggan lewat foto yang menggiurkan dan penempatan produk yang cerdas. Tujuannya bukan sekadar memberi info, melainkan memicu “lapar mata”. Katalog harus bisa membuat pelanggan yang niat awalnya cuma beli satu barang jadi berakhir membeli tiga barang. Ia harus bisa merayu pelanggan untuk menaikkan nilai transaksinya hari itu juga.
Baca juga:
Tiga Tanda Katalog Anda Gagal Melakukan Upselling
Coba Bos periksa lagi katalog yang sekarang dipegang oleh tim sales atau yang ada di meja toko. Apakah alat itu sudah bekerja keras atau malah jadi beban? Ada tiga ciri utama katalog yang saya sebut “pemalas” dan gagal menghasilkan penjualan tambahan.
Pertama adalah tata letak yang membingungkan. Pelanggan harus mengerutkan kening saat membacanya karena alurnya lompat-lompat tidak jelas. Jika pelanggan pusing, reaksi pertama mereka adalah menutup katalog tersebut dan batal beli.
Kedua adalah foto produk yang kekecilan. Demi menghemat halaman, banyak pebisnis memaksakan puluhan produk masuk dalam satu lembar. Akibatnya foto jadi kecil dan tidak terlihat detail menariknya. Padahal manusia adalah makhluk visual yang mudah tergoda jika melihat detail produk yang bagus.
Ketiga adalah deskripsi produk yang terlalu teknis. Isinya cuma kode barang, ukuran, dan bahan. Sama sekali tidak ada kalimat yang menyentuh emosi pembeli atau menjelaskan kenapa mereka harus punya barang itu sekarang juga.
Baca juga:
Rahasia Jasa Desain Katalog dalam Meningkatkan Nilai Transaksi
Di sinilah letak perbedaan antara desainer grafis biasa dengan mereka yang paham ilmu penjualan. Menggunakan layanan jasa desain katalog yang profesional berarti Anda merekrut seorang ahli strategi visual untuk mengatur psikologi pembeli.
Desainer profesional tahu cara mengatur “alur baca” mata konsumen. Mereka tidak menaruh produk secara acak. Produk terlaris dengan margin keuntungan tebal akan ditaruh di tempat paling strategis yang pasti dilihat oleh mata. Produk pelengkap akan ditaruh berdekatan untuk memicu pembelian impulsif. Misalnya meletakkan foto sepatu lari bersebelahan dengan kaos kaki anti-bakteri.
Ini teknik psikologi visual yang tidak dikuasai oleh desainer amatir. Teknik ini secara bawah sadar “memaksa” pelanggan untuk mempertimbangkan produk tambahan yang mungkin luput dari perhatian mereka sebelumnya.
Baca juga:
Investasi Sekali untuk Panen Berkali-kali
Mari bicara soal hitung-hitungan bisnis. Berapa biaya yang harus Juragan keluarkan untuk menggaji seorang salesman senior yang jago jualan? Pasti mahal setiap bulannya.
Biaya untuk desain mungkin terasa berat di awal. Namun alat jualan ini akan bekerja 24 jam untuk Anda setiap hari. Ia tidak akan pernah minta cuti, tidak akan pernah sakit, dan tidak akan pernah minta kenaikan gaji. Jika satu katalog yang dirancang dengan cerdas bisa menambah rata-rata 10% nilai transaksi per pelanggan setiap hari, maka biaya desain di awal tadi menjadi sangat murah. Itu adalah investasi dengan tingkat pengembalian yang sangat tinggi.
Baca juga:
Cara chemproject.id Menyulap Daftar Stok Jadi Mesin Uang
Kami di chemproject.id punya metode kerja yang berbeda. Kami tidak akan langsung bertanya “mau gambar apa” kepada Anda. Pertanyaan pertama kami biasanya adalah “produk mana yang mau di-push penjualannya” atau “produk mana yang margin profitnya paling tebal”.
Kami mendesain berdasarkan target penjualan Juragan. Kami memastikan setiap halaman katalog punya potensi menghasilkan transaksi. Kami mengubah daftar stok yang membosankan menjadi mesin uang yang aktif menawarkan produk kepada siapa saja yang membukanya.
Jadi Bos, berhentilah membiarkan katalog Anda “tidur” di laci. Itu adalah aset mati yang merugikan. Ubah katalog tersebut menjadi tim sales terbaik Anda yang selalu siap sedia merayu pelanggan.
Mau punya katalog yang aktif jualan dan bikin pelanggan borong? Serahkan urusan itu pada ahlinya. Tim chemproject.id siap bantu racik katalog yang menjual dan bikin omzet naik.
Klik tautan ini sekarang untuk mulai konsultasi dan bedah katalog lama Anda.



